KOK BISA………??!!??!!

16 09 2011

Sebelum Anda membaca cerita singkat ini tolong hilangkan keinginan Anda untuk mengetahui apakah cerita ini fakta atau hanya sekedar lelucon dari seseorang yang kurang kerjaan atau tepatnya siswa yang kurang tugas dari Lehrer/in untuk dikerjakan dikamar, ok !! Baiklah kalau setuju selamat membaca……

             Suatu hari tepat tanggal 1 untuk PNS, TNI/POLRI sudah pasti hari yang agak melegakan ya? (maaf bagi yang gak mengakui pasti ada 2 kemungkinan ; dia terlalu kaya atau malah terlalu banyak pinjaman..he2). Begitu juga halnya dengan sebuah keluarga kecil yang sederhana dengan 2 putra-putri ini, yang sudah barang tentu sebagai istri, ibu dan bendahara yang baik mengingatkan suaminya untuk segera membeli kebutuhan seluruh keluarga untuk sebulan kedepan, yang utama tentu susu untuk anak-anak tercinta mereka (biasalah ibu2 sering jadi korban iklan dari produsen macam2, kasihan juga ya mereka, he2..maaf). Sang suami yang memang gara2 iklan juga harus jadi suami SIAGA (ada…aja cara ‘tuk nyiksa pria ya, he2..maaf jangan ada yang tersinggung ya..).

            Singkat cerita tidak berapa lama tempat yang mau dituju telah dekat, sesampainya disana tempat parkir semua penuh, bahkan badan jalan  untuk pengendara kendaraan bermotor pun  jadi berkurang, akhirnya sang suami memutuskan untuk meninggalkan istri untuk belanja sedangkan anak2 tetap ikut dengan ayahnya muter2 kota. Karena sang istri hanya membeli susu dan beberapa obat2an serta vitamin jadi tidak berapa lama minta untuk dijemput, sang suami pun tiba dengan cepat dan berhenti bergaya bak supir angkot dengan harapan sang istri tuning untuk menaikkan barang dengan cepat, seperti yang diharapkan sang istri dengan sigap memasukkan barang kedalam mobil, sang suami melihat 4 orang Polisi didepan mobil sambil mengawasi, meskipun sama2 aparat tapi saling menghargai lebih indahkan? Sang suami pun berkata pada istrinya, “Ma, agak cepat ya ngga’ enak tuh Polisi lihat terus..”, sang istri menjawab, “Iya, tinggal satu kotak lagi..”.

            Tiba2 handphone sang suami berbunyi, rupanya pimpinannya yang menelpon (maaf untuk yang satu ini gak sesuai iklan lebay itu ya, jadi mau gak mau harus diangkat dari pada..dari pada…,he2). “Assalamualaikum Bapak, selamat sore ijin..ada arahan untuk kami ijin?”, sang pimpinan menjawab, “Waalaikumsalam, Dik..lagi sibuk?, sang suami menjawab, “Siap tidak Bapak, ini kami lagi dijalan mau beli susu untuk anak2, ada arahan Bapak?”, sang pimpinan menjawab, “Ini..saya mau tahu perihal anggota kita yang menghadap kamu bersama istrinya tadi pagi, tetap minta ceraikah mereka? Sudah diberi pengertian?”. Sambil menelpon sang suami mendengar pintu mobil ditutup, sambil tetap menelpon sang suami langsung menjalankan mobilnya. Entah mengapa para Polisi itu melambai2kan tangan mereka, karena sang suami merasa sama2 aparat ya acuh saja sambil menambah kecepatan tancap gas, aman..pikir sang suami, sayup-sayup masih terdengar para Polisi tadi meniup peluit, tapi sang suami tetap dengan asyiknya menjelaskan perkara yang ditanyakan tadi kepada pimpinannya, cas cis cus..santai saja Bos…. Wajah anak2 mereka memancarkan raut ketakutan dan kecemasan, sang suami tetap cuek menelpon, tiba2 anak yang bungsu duduk di jok belakang, cewek, menangis sejadi2nya sambil mengucapkan, “Mama…mama…”, sedang yang sulung, cowok, duduk dijok depan mulai berdiri diatas jok sambil melihat kebelakang, sepertinya belum memahami situasi karena sibuk dengan gamenya. Sang suami yang merasa terganggu karena sedang menelpon langsung berkata sambil melihat kaca spion diatas kepalanya itu, “Ma, tolong Adik suruh diam dulu jangan nangis, ayah sedang nelpon Bos nih..”. Sang istri diam saja sedang si anak tetap menangis, sang suami kembali berkata, “Ma, tolonglah kalau gini gimana bisa nelpon..”, kemudian sang suami berkata pada si sulung, “Bang, tolong bantu Mama diamin Adik ya..”. Si sulung malah diam saja bahkan mulai terlihat berkaca2 matanya, diseberang telpon pimpinan sang suami menyarankan agar tutup saja dulu telponnya nanti beliau akan telpon lagi, namun sebelum ditutup beliau berkata, “Dik, ini Ibu mau bicara dengan istrimu, sebentar tidak apa ya..”, sang suami menjawab dengan cepat karena memang dari tadi ingin memyudahi pembicaraan, “Siap Bapak bisa ijin, ini langsung ke istri kami ijin..”, sang suami sambil menyodorkan handphonenya ke jok belakang berkata, “Ma, ini Ibu Joko mau bicara..”, masih belum ada jawaban, sang suami mulai tidak enak perasaan lihat ke jok belakang dan dengan kaget, panik dan sedikit tidak percaya berkata, “Lho, Mama mana? Belum naik? Tertinggal? Kok ngga’ ada yang bilang? Kok bisa..??!!??”. Si sulung ikut meramaikan suasana dengan ikut menangis, situasi makin tak terkendali, diseberang telpon terdengar seorang wanita bertanya, “Ada apa Pak, kok kedengarannya rame banget, apa istrinya tertinggal ya?”, sambil terbata2 sang suami menjawab, “Ma..maaf Bu, ini segera kami susul kembali, kami tutup telponnya dulu ijin, Bu..”, tiba2 terdengar suara pimpinannya, “Hei..suami macam apa kamu masa’ istri bisa tertinggal, segera susul, pantes saja anakmu nangis2 dari tadi..”, langsung bunyi tut..tut..tut. Dengan segera telpon berbunyi kembali, sekarang yang menelpon sang istri, karena saking takutnya disemprot sang istri, sang suami tidak mengangkat namun berkata pada anak2nya, “Tenang..tenang..kita jemput Mama ya, Mama gak ilang kok cuma mau beli barang2 lainnya yang terlupa..”. Tidak berapa lama sang istri berhasil dievakuasi tapi sang suami dapat bonus semprot dari istri sama nasehat dari Bapak Polisi..aman.. Ternyata sang istri tadi menutup pintu kiri sedang dia bermaksud masuk dari pintu sebelah kanan karena sebelah kiri ada sedikit perlengkapan anak2 dan si bungsu..oalah..Bu..Bu.., sedangkan Polisi yang melambai dan meniup peluit hanya mencoba untuk membantu atau mamberitahu..oalah..Pak..Pak…  Peace Mama…Peace juga Pak Polisi…Maafin ya…sumpah tidak akan terulang lagi..( semoga)…amin…

NB : INGAT !!!

Pertama         :           Ingat perjanjian kita diatas jangan pernah bertanya atau            berasumsi pada apa, dimana dan siapa ya?

 Kedua            :           Jangan pernah menelpon sambil berkendaraan,   ada undang2nya  lho, Bos…

 Ketiga          :           Orang tua  harus bisa dan cepat memahami perubahan sikap  anak serta tentu saja menghargai pendapat dan keinginan mereka sampai akhir hayat, begitu juga sebaliknya ya….saling menghargai dan menghormatilah…

 Keempat        :           Jangan   pernah  meninggalkan  istrimu baik sengaja  maupun tidak disengaja, bisa disemprot plus gak dapat  ja….jajan…(eee…jangan  ngeres, Bos..)

 Kelima            :           Maaf ya Ma….





9 Cara Untuk Mengucapkan Terima Kasih dalam Bahasa Jerman

17 01 2011

1. Danke ! (dahnke)
Terima kasih
2. Danke schön ! (dahnke syun)
Terima kasih
3. Thausend Dank ! (Tauzent danhk)
Terima kasih banyak
4. Danke vielmals ! (Dahnke vi:lmals)
Terima kasih banyak
5. Recht schönen Dank ! (rekht shyunen dahnk)
Terima kasih banyak
6. Ich danke Ihnen/dir ! (ikh dahnke i:nen)
Saya mengucpakan terima kasih kepada anda/kamu
7. Ich bin (Ihnen/dir) sehr Dankbar für… (ikh bin (i:nen/dir)zer dahnbar fuer)…
Saya mengucpakan terima kasih kepada anda/kamu atas…
8. Haben Sie vielen Dank ! (haben zi vilen dahnk)
Terima kasih banyak
9. Vielen Dank ! (vilen dahnk)
Terima kasih banyak





9 Cara Untuk mengucapkan Terima Kasih dalam Bahasa Jerman

17 01 2011

1. Danke ! (dahnke)

Terima kasih

2. Danke schön ! (dahnke syun)

Terima kasih

3. Thausend Dank ! (Tauzent danhk)

Terima kasih banyak

4. Danke vielmals ! (Dahnke vi:lmals)

Terima kasih banyak

5. Recht schönen Dank ! (rekht shunen dahnk)

Terima kasih banyak

6. Ich danke Ihnen/dir ! (ikh dahnke i:nen)

Saya mengucpakan terima kasih kepada anda/kamu

7. Ich bin (Ihnen/dir) sehr Dankbar für… (ikh bin (i:nen/dir)zer dahnbar fuer)…

Saya mengucpakan terima kasih kepada anda/kamu atas…

8. Haben Sie vielen Dank ! (haben zi vilen dahnk)

Terima kasih banyak

9. Vielen Dank ! (vilen dahnk)

Terima kasih banyak





Belajar lagi Yuuuuukk

28 11 2008

guru

Kali ini kita belajar tentang “Days of the week” atau nama-nama hari.

Dalam Bahasa Jerman hari adalah der Tag, So setiap nma hari dalam bahasa Jerman selalu berakhiran tag.

Monday

Montag

Tuesday

Dienstag

Wednesday

Mittwoch

Thursday

Donnerstag

Friday

Freitag

Saturday

Samstag

Sunday

Sonntag

 

Jika kita ingin bertanya “Hari apa sekarang?” Bahasa Jermannya adalah “Welcher Tag ist heute ?”

Saya beri 1 latihan nih, yang bias menjawab saya silakan datang ke Subpok Jerman untuk menerima hadiah.

Pertanyaannya adalah : Welcher Tag kommt nach dem Freitag?





How to spell it ?

16 10 2008

Setelah mendapat comment mengenai artikel Wie spät ist es ? Rasanya perlu juga menuliskan tambahan artikel tentang bagaimana cara pengucapan kata-kata dalam bahasa Jerman. Sebetulnya tidak sulit sih, Kita tinggal membaca saja karena bagaimana suatu kata ditulis dalam bahasa Jerman begitu pulalah cara membacanya, memang ada beberapa pengecualian seperti :

Ei dibaca ai  à zwei  dibaca ‘zwai’

Eu dibaca oi  à Europa  dibaca ‘oiropa’

Ada juga beberapa huruf umlaut atau yang ada titik dua diatasnya seperti :

  ä à dibaca e à erklären dibaca ‘erkleren’

 ü  àdibaca ue à üben dibaca ‘uben’ (bibir agak dimajukan sedikit)

 ö  à dibaca u à schön dibaca ‘syun’.

– sch à dibaca agak mendesis sperti ssshh à schreiben à dibaca

         Syraiben’

– ss atau ß à dibaca s à daß dibaca ‘das’

 

– s à dibaca seperti mengucapkan  ‘z’ à Sie dibaca ‘zie’

 

 So sekarang sudah tahu kan bagaimana cara mengucapkannya, selamat belajar.

 





What time is it? – (Wie spät ist es?)

13 10 2008

Mari kita belajar bahasa Jerman, kali ini tentang waktu dulu yaa….

It is 2 am

Es ist Zwei Uhr nachts

2:00pm

 

Es ist Zwei Uhr nachmittags

6:20

 

Es ist Sechs Uhr zwanzig

half past 3

Es ist halb vier

quarter past 4

Es is Viertel nach vier

quarter to 5

Es ist Viertel vor fünf

10 past 11

Es ist zehn nach elf

20 to 7

Es ist zwanzig vor sieben

At 8:00

 

Um 8 Uhr

 

 

 

 

0

1

2

3

4

5

zero
Null

one
Eins

two
Zwei

three
Drei

four
Vier

five
Fünf

 

 

 

 

 

 

6

7

8

9

10

11

six
Sechs

seven
Sieben

eight
Acht

nine
Neun

ten
Zehn

eleven
Elf

 

 

 

 

 

 

12

 13

14

15

16

17

twelve
Zwölf

 thirteen
Dreizehn

 fourteen
Vierzehn

  fifteen
Fünfzehn

   sixteen
Sechzehn

seventeen
Siebzehn

 

 

 

 

 

 

 

18

19

20

21

22

eighteen
Achtzehn

nineteen
Neunzehn

twenty
Zwanzig

twenty-one
Einundzwanzig

twenty-two
Zweiundzwanzig

 

 

 

 

 

 

30

40

50

60

70

80

thirty
Dreißig

forty
Vierzig

fifty
Fünfzig

sixty
Sechzig

seventy
Siebzig

eighty
Achtzig

 

 

 

 

 

 

 

90

100

1,000

ninety
Neunzig

one hundred
Einhundert

one thousand
Eintausend





International night

27 08 2008

Tanggal 28 Agustus 2008 Pusdiklat Bahasa akan menyelenggarakan Malam Internasional, yaitu malam kebudayaan dimana seluruh siswa akan menampilkan ciri khas budaya dan makanan dari negara asalnya (bagi siswa Mancanegara) dan Negara yang bahasanya mereka pelajari.

Siswa KIB Jerman telah mulai latihan dan merancang ide untuk ditampilkan sebagai dekorasi di stand. Stand Jerman bertemakan Checkpoint Charlie, yaitu pintu penghubung bagi mereka yang akan memasuki negara Jerman bagian barat atau yang hendak memasuki Negara Jerman bagian Timur sebelum Tembok Berlin diruntuhkan tahun 1989. Setiap orang yang hendak melintasi pintu ini diperiksa secara ketat oleh petugas kepolisian dan kedua belah pihak.

Sedangkan menu yang dihidangkan di stand Jerman adalah Kartoffelsalat (salat kentang)menu pembuka khas Jerman,Bratwurst (sosis bakar) sebagai hidangan utama, Apfelkuchen (Kue tart apel) dan Brezel (roti kering khas Jerman). Untuk minuman kami menghidangkan Apfelschorle yaitu jus apel yang dicampur dengan soda, Bir Jerman dan tak lupa Rotwein und Weisswein.